Waspada Penyakit Musim Kemarau

Waspada Perubahan Musim

images-3
Gambar 1 : Ilustrasi Kemarau

Secara Ilmiah, Indonesia hanya memiliki 2 Musim yakni musim Kemarau dan musim Penghujan, namun penduduk sekitar Indonesia memiliki pembagian lain. Mereka membagi musim menjadi 3, yakni musim kemarau, musim pancaroba dan musim penghujan. Hal ini disebabkan karena pada masa peralihan antara musim kemarau dan penghujan dengan proses terjadinya hujan dan banyak penyakit yang mewabah dimana mana yang diakibatkan dari peralihan musim tersebut. Dimana biasanya penyakit yang biasa muncul disaan musim pancaroba itu seperti demam, flu, batuk, dan sebagainya.

Untuk kesempatan ini, Kami akan menyampaikan mengenai Penyakit yang biasanya muncul di Saat Musim Kemarau.

Musim Kemarau

Seorang warga membawa jerigen berisi air bersih saat melintas di tengah telaga Prigi yang mengering di Desa Prigi, Tepus, Gunung Kidul
Gambar 2 : Tanah Kering di Musim Kemarau

Musim ini di Indonesia biasanya terjadi antara bulan April sampai dengan Oktober. Namun menurut BMKG prakiraan musim kemarau di Indonesia Tahun 2017 diperkirakan masuk mulai bulan Mei-Juni dimana musim kering tetapi bisa disertai dengan intensitas hujan yang ringan.

Waspada Penyakit yang sering terjadi di Musim Kemarau…!!!!

Disaat musim kemarau seperti saat, daya tahan tubuh cenderung menurun. Di musim kemarau, tanah dan pepohonan yang kering meyebabkan debu terbang kemana mana. Belum lagi adanya kesulitan mendapatkan air bersih , sehingga banyak warga mengkonsumsi air apa adanya. Semua ini dapat memicu munculnya berbagai penyakit. Berikut beberapa penyakit yang sering menyerang penduduk Indonesia di musim kemarau :

Sakit Mata / Belekan

images-6
Gambar 3 : Ilustrasi Sakit Mata

Udara yang kering dan tidak sehat, debu dan asap berterbangan juga membuat orang lebih mudah mengalami sakit mata di musim kemarau. Menggunakan kacamata bisa menjadi salah satu cara pencegahan sakit mata. Pengobatan yang diberikan tergantung dari penyebab infeksinya, perawatan yang diberikan biasanya meliputi kompres, obat tetes mata, salep atau antibiotik.

Infeksi Saluran Nafas Atas (ISPA)

images-5
Gambar 4 : Ilustrasi Ispa

Udara yang panas akan membuat orang cenderung berkeringat. Selain itu, saat kemarau lingkungan cenderung tidak sehat, debu dan asap yang akan merangsang terjadinya iritasi saluran pernafasan atas dan berlanjut menjadi infeksi saluran pernafasan atas (ISPA).

2017-07-29-10-11-31-2026441751
Tetap mempertahankan banyak minum dan tentu tidak mengkonsumsi air es berlebihan

Keterbatasan air bersih membuat asupan air juga menurun. Jika minum dibatasi maka akan merangsang terjadinya iritasi saluran pernafasan atas. Selain itu udara panas membuat orang cenderung mengokonsumsi air dingin atau es dimana hal ini juga dapat merangsang terjadinya iritasi pada saluran pernafasan bagian atas.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan agar terhindar dari Infeksi saluran pernafasan atas. Upaya pencegahan yang dapat dilakukan ialah dengan menghindari terpapar dengan udara langsung, tetap mempertahankan banyak minum dan tentu tidak mengkonsumsi air es berlebihan sehingga saluran pernafasan atas tidak kering dan tidak teriritasi. Selain itu pengunaan masker saat sedang berpergian bisa menjadi salah satu cara pencegahan yang dapat dilakukan. Pastikan juga kondisi rutin membersihkan rumah sehingga tetap bersih dan minim debu.

Diare

images-4
Ilustrasi Penderita Diare

Air bersih yang terbatas membuat lingkungan menjadi relatif lebih kotor dan masyarakat membatasi penggunaan air bersih. Ini membuat pencucian bahan mentah maupun peralatan makan jadi terbatas. Kondisi lingkungan yang kotor ini akan membuat lalat menjadi lebih banyak, sehingga membuat makanan dan minuman menjadi mudah tercemar.  Selain itu debu yang banyak menyebabkan makanan terutama di pinggir jalan, mudah terkontaminasi debu. Kondisi yang kurang higienis ini memicu terjadinya diare. Apabila kondisi ini terjadi maka angka kejadian diare cenderung akan meningkat. Tidak jajan sembarangan di pinggir jalan bisa menjadi salah satu pencegahan yang bisa kita lakukan.

images-7
Ilustrasi Makanan Pinggir Jalan

Jika mengalami diare, maka yang harus dicegah adalah kekurangan cairan dan elektrolit. Kekurangan cairan dan elektrolit jika tidak terdeteksi dan tidak tertangani dengan baik akan menyebabkan dehidrasi yang bisa menimbulkan komplikasi yang lanjut seperti gangguan ginjal sampai menyebabkan kematian.

Cairan yang mengandung elektrolit seperti oralit sebaiknya segera harus diberikan dan disesuaikan dengan jumlah atau banyaknya feses cair yang dikeluarkan. Jika kondisi dehidrasi berat atau pasien tidak bisa mengkonsumsi minuman akibat mual dan muntah, maka perlu perawatan lanjut di Puskesmas atau Rumah sakit.

 

Tetap Menjaga Kesehatan, Menjaga Pola Makan, Meningkatkan Daya Tahan Tubuh, Mengatur Pola Hidup yang Sehat Merupakan Langkah Tetap Sehat.

Salah Sehat.

Iklan

5 Kiat Menikmati Hidangan Berkolesterol di Hari Raya

worried-about-924x527

Menjelang Hari Raya pasti sibuk untuk mempersiapkan masakan penggoda lidah. Seperti opor ayam, rendang, gulai, hingga ketupat sayur. Hari raya memang momentumnya surga makanan yang lezat yang kadang membuat lupa diri. Jika tidak dibatasi, lezatnya sajian menu khas Lebaran bisa merusak pola makan yang telah diatur selama satu bulan puasa.

Nah, Kita semua harus waspada sebelum menyantap makanan yang mengandung banyak lemak dan kalori tinggi di hari raya ini. Jika tidak disiasati,  akan berakibat tidak baik untuk kesehatan.

Mengonsumsi makanan yang berkolesterol tinggi membuat tumpukan lemak di sekitar perut dan pinggang alias menyebabkan kegemukan, selain itu meningkatkan kadar LDL atau kolesterol jahat dan membuat HDL atau kolesterol baik menjadi lebih sedikit. Kolesterol jahat juga mengurangi kekebalan tubuh untuk terserang berbagai penyakit. Nah, untuk menghindarinya coba tips berikut ini, ya.

Membatasi Jumlah Kalori

Mengonsumsi banyak kalori menyebabkan kegemukan. Oleh karena itu. Batasilah jumlah kalori yang kita konsumsi agar menjadi tingkat kalori tetap normal.

Gunakan Piring Kecil

Untuk menghindari makan secara berlebihan gunakanlah piring kecil. Piring kecil memiliki sedikit ruang, jadi berguna untuk kita.

Konsumsi Buah

Makan makanan yang mengandung banyak kolesterol dapat menggangu kesehatan lambung. Oleh karena itu, cegalah gangguan pencernaan dengan buah untuk mengimbangi makanan berlemak yang dikonsumsi.

Konsumsi Air Penawar Lemak

Ternyata buah saja tidak cukup. Coba imbangi masuknya kalori dan lemak pada tubuh di hari raya dengan air penawar lemak, yaitu air alkali. Selain menawarkan lemak dalam tubuh, air alkali bermanfaat untuk mencegah gangguan pencernaan karena pola makan yang berubah drastis.

Perbanyak Aktivitas Fisik

Jika makanan yang dikonsumsi bertambah, maka energi yang dihasilkan juga bertambah. Karena itulah kamu harus menggunakannya dengan berbagai aktivitas fisik seperti olahraga sederhana di rumah atau melakukan aktivitas ringan namun membantu membakar lemak dalam tubuhmu, seperti mencuci piring baju atau aktivitas rumah tangga lainnya.

So, jika ingin menjaga kadar kolesterol tubuh tetap stabil, ingat untuk menghindari makanan berlemak atau minimal mengurangi porsinya saat hari raya tiba dan jangan lupa untuk mengonsumsi air alkali untuk menetralkan lemak.

Sumber : hidupseimbangku.com

Waspada Bahaya Kolesterol Pada 4 Makanan Ini Saat Lebaran

4-makanan-berkolesterol

Hari Raya Idul Fitri tinggal menghitung hari lagi. Hari Raya Idul Fitri atau yang biasa kita sebut Lebaran merupakan salah satu hari raya yang sangat dinanti-nantikan bagi umat Muslim di seluruh dunia. Karena Idul Fitri adalah saat dimana umat Muslim kembali kepada fitrahnya.

Berbicara soal Lebaran, pastinya tidak lepas dari makanan dan camilan khas Lebaran, yang seolah-olah sudah menjadi hal yang wajib harus ada di rumah saat hari Raya Idul Fitri seprti nastar, kastengel hingga makanan berat seperti opor ayam, rendang dan juga pastinya ketupat adalah hal yang seakan wajib ada dirumah Anda saat hari Raya Idul Fitri tiba.

Saat hari raya tersebut tiba, pasti keinginan Anda untuk memakan semua makanan yang disediakan akan semakin tinggi tanpa memikirkan kesehatan karena kandungan kolesterol yang ada pada makanan tersebut. Nah, ada beberapa makanan yang harus Anda waspadai lho karena akan mengganggu kesehatan Anda jika Anda tidak membatasinya

Makanan Berkuah Santan

Santan memiliki kandungan lemak jenuh yang cukup tinggi, sehingga semua makanan bersantan menjadi salah satu makanan yang perlu Anda perhatikan konsumsinya karena dapat memengaruhi kesehatan jantung, pembuluh darah, dan juga kolesterol.

Soto Daging dan Jeroan

Soto mungkin bukan menu utama yang ada disaat Lebaran atau Idul Fitri. Namun, menu yang satu ini cukup sering kita jumpai ketika sedang merayakan Lebaran. Rasanya yang gurih dan menggugah selera ini tentunya mampu membuat siapapun yang melihatnya pasti sangat tegoda untuk mencicipi. Soto daging dan jeroan biasanya selalu disajikan hangat bersama dengan nasi panas bertabur bawang goreng yang tentunya sangat menggugah selera. Dagingnya pun berlapis lemak, jeroan memiliki kadar kolesterol jahat yang tinggi. Kuahnya baik yang bersantan maupun tidak, sama berbahayanya. Karena kuah bening selalu direbus bersama lemak sapi. Ini jelas dapat meningkatkan risiko serangan jantung, asam urat dan stroke.

Daging Ayam

Tentu saja yang satu ini tidak akan luput dari perhatian para ibu untuk menghidangkannya saat Lebaran tiba. Karena rasanya yang sangat familiar bagi kebanyakan masyarakat Indonesia, juga bisa sebagai pengganti daging yang relatif memiliki harga yang lebih tinggi. Ayam bisa diolah menjadi berbagai jenis panganan seperti opor ayam, soto ayam, semur atau hanya di goreng. Tapi, tahukan Anda kalau paha ayam dan kulit memiliki lebih banyak kandungan lemak dan kolesterol daripada satu scoop es krim ataupun burger?

Jika terlalu banyak dikonsumsi, kandungan kolesterol jahat yang dikandungnya bisa menyebabkan sembelit. Di samping itu, cara memasak juga sangat mempengaruhi tingginya lemak dan kalori dalam daging ayam. Memanggang ataupun menggoreng dapat meningkatkan lemak dan kalori. Memasak daging ayam dengan cara direbus dalam kaldu dapat sedikit mengurangi lemak dan kalorinya.

Cookies

Makanan yang harus di waspadai saat lebaran yang erakhir adalah cookies dan cake. Kedua camilan manis ini sudah menjadi hal yang tidak mungkin dapat ditinggalkan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia khususnya yang merayakan Lebaran. Kedua jenis cemilan ini sebagian besar terbuat dari telur, tepung serta mentega yang memiliki kadar kolesterol yang tinggi walaupun proses pembuatannya melalui proses pemangggangan.

Sumber : hidupseimbangku.com

Mukaddimah

Jpeg

Selamat Datang di Blog UPTD Puskesmas Talisayan.

Sebagai pembuka, salam Sehat dari kami Pimpinan dan segenap Staff UPTD Puskesmas Talisayan.

IMG_6530.JPG
Kepala Dinas Kesehatan beserta Seluruh Staf UPTD Puskesmas Talisayan

Seperti Kutipan :

” Mens sana in corpore sano ”

” Dalam Tubuh Yang Kuat Terdapat Jiwa Sehat ”

Salam Sehat Dari Kami Untuk Semua